Review Vouk Hotel & Suites Nusa Dua Bali

Review Vouk Hotel & Suites Nusa Dua Bali

 

Saya kesini ketika menghadiri sebuah pertemuan di bulan Oktober 2018.

Sedikit cerita lebih dahulu kondisi di bandara Ngurah Rai. Ketika para penumpang keluar dari gerbang kedatangan akan banyak para sopir dengan seragam batik menawarkan “taxi” ,karena begitu leluasanya beredar di depan pintu kedatangan, semula saya pikir ini adalah para sopir resmi taxi bandara, tapi setelah saya amati mereka sebenarnya menawarkan mobil pribadi alias mobil charter dengan biaya sesuai negoisasi, yang kalau penumpang tidak tahu jarak suatu tempat maka akan bisa saja  terbayar mahal. Jadi saya terus saja berjalan ke arah parkiran mobil menuju luar bandara , disana baru saya melihat ada beberapa taxi yang berseliweran, tapi saya tidak menemukan satu pun both taxi tersebut. Saya tidak tahu dimana bisa meng order taxi2 tersebut. Selain taxi yang kondang terpercaya di Jakarta saya juga melihat taxi berwara biru, info nya itu adalah taxi resmi bandara, tapi saya tidak melihat booth taxi tersebut sehingga saya juga tidak bisa mengorder nya. Akhirnya setelah keliling-keliling dan tidak menemukan satupun taxi yang ngetem atau ada lokasi parkir taxi resmi akhirnya saya order taxi online.  Jadi karena cari yang resmi saja susah akhirnya pesan  yang murah dan cepat….dan dengan gampang dan murah akhirnya sampai ke hotel. Cerita punya cerita ada beberapa teman sesama peserta pertemuan yang kena biaya empat kali lipat dari yang saya keluarkan untuk taxi dari bandara ke hotel sehingga bermasalah pada saat redeem ke kantor.

 

Saya akan ceritakan beberapa hal tentang hotel Vouk & Suite ini sesuai dengan yang saya alami, dan yang pasti pengalaman dan pandangan setiap orang tentu berbeda alias subjektif,.

KEDATANGAN

Keluar dari mobil kami disambut oleh petugas penerima tamu dengan baik dan diarahkan menuju lobby yang berada di atas dan kita harus menaiki beberapa anak tangga sebelum mencapainya. Di lobby sudah ada panitia penerima peserta pertemuan dan kami mendaftar disana.

Kondisi lobby lumayan enak sesuai standar bintang empat atau lima, terdapat lobby outdoor tapi karena panas kami pilih di dalam saja. Ketika selesai pendaftaran dan mau cek in ternyata waktu cek in baru bisa jam 3 sore. sehingga kami harus menunggu beberapa jam sebelum bisa mendapatkan kunci kamar. Selama menunggu tersebut saya diperbolehkan menitipkan tas di ruangan di belakang resepsionis.

foto : pintu ruang resepsionis.

Karena banyaknya peserta sehingga terlihat petugas resepsionis/cek in agak kelabakan. Terlihat hanya ada dua orang resepsionis dibantu 2 orang petugas lainnya  dan terakhir baru saya lihat ibu managernya ikut turut tangan. Terjadi sedikit kegelisahan di depan meja resepsionis tersebut karena ternyata tidak semua peserta bisa di tampung di hotel tersebut dan sebagian harus diinapkan di hotel lain yang jaraknya lumayan jauh. Hotel Vouk menyatakan menyediakan shuttle ke hotel lain tersebut tapi waktunya tidak seorangpun yang tahu, sehingga peserta dari hotel tersebut tidak bisa sembarangan waktu bolak balik ke  hotel Vouk dan itu cukup mengganggu beberapa peserta karena bisa terjadi ketinggalan rombongan bus dan lain sebagainya. Saya sempat terpaksa naik transportasi online dari hotel lain tersebut ke Vouk saat ada meeting dengan teman-teman disana karena petugas di hotel mitra tersebut juga tidak tahu kapan jadwal shuttle bus dari Vouk datang dan berangkat.

KAMAR

Kamarnya menurut saya sangat bagus, luas, interior sangat bagus, tersedia teras dengan sofa untuk leyeh-leyeh walaupun beberapa kamar pemandangannya hanya sebuah areal terbengkalai hotel sebelah. kamar mandinya luas, tersedia bath tub terbaru dan kamar mandi dengan shower air panas dan dingin. Aminities lengkap standar bintang 4/5.

Untuk kamar excellent

 

 

 

 

 

 

RESTAURANT

 

Restaurant utama ada di ujung kolam renang.  Pada saat itu disediakan hanya untuk Breakfast bagi kami. Menurut saya restaurannya biasa saja. Tersedia lengkap roti, potongan buah, nasi goreng, nasi putih, gorengan sosis, kentang dan nugget. Ada tiga pilihan jus dan cereal. Juga tersedia booth makanan Cina, India dan Jepang.

Ada satu dua makanan “lokal” yang waktu itu selalu habis yaitu Nasi Jinggo dan Sate Lilit. Saya selalu menganggap makanan yang habis ketika pengunjung masih banyak adalah sebuah kekurangan karena ini selalu terjadi selama dua kali kesana. Mungkin kalau hari pertama terjadi itu bisa di maklumi, tapi kalau hari berikutnya masih terjadi berarti ada sesuatu yang kurang. Mungkin di sengaja atau tidak. Termasuk menurut saya petugas di booth makanan seperti sushi Jepang. Masak ketika saya meminta sushi hanya di kasih satu biji !!! apa mungkin saya yang katro ya , mungkin SOP makan makanan Jepang seperti itu kali ya, saya ngga tau juga.

Selain itu karena saya pernah mencoba breakfast di beberapa  hotel yang lain dengan sajian makanan western dan tradisional yang melimpah maka penyajian di restaurant ini buat saya B saja untuk restauran sekelas hotel bintang 4/5.

Saya tidak perlu review untuk makan siang dan malam peserta rapat yak. Bagi saya pribadi sedikit tidak nyaman karena kami harus makan di kursi-kursi luar ruang seperti di acara pernikahan kelurahan. Mungkin karena keterbatasan ruangan atau mau pakai style standing party, tapi peserta terpaksa mencari tempat buat makan sendiri-sendiri senyamannya, dapat di bangku ok, dapat duduk di tangga juga ok lah.

FASILITAS

 

Selain kolam renang yang bagus dan panjang plus kursi pantai buat selonjoran di naungi payung besar disini juga tersedia area buat main bilyar dan minum2 cantik di tepi kolam dan di rooftop buat liat sunrise. Wifi tersedia d area lobby, kamar dan ruang pertemuan. Ruang pertemuannya sendiri bagus dan tersedia banyak di lantai basement.

 

Tersedia bus shuttle ke pantai Geger dan pusat pertokoan Lux di daerah nusa dua dengan jadwal jam tertentu. Saya sendiri ngga mencobanya karna terbentur waktu yang tidak cocok sehingga jalan kaki aja ke pantai geger di depan hotel, cuman 10 menit sampai kok.

Hanya satu yang ngeganjel…… saya nggak boleh berenang  di kolam renang hotel   !!!

Saya sempet nyebur sebentar di kolam renangnya, namun beberapa saat kemudian ada staff yang memberitahu saya dengam membawa kertas tentang peraturan berenang di kolam tersebut, yaitu tamu harus menggunakan pakaian renang sesuai gambar yang ada di kertas tersebut, diantaranya bisa pakai baju full renang dan kalau buat cowok bisa pakai celana renang yang super pendek itu…yang menurut saya celana itu agak sedikit menonjolkan ..maaf.. “punya’ si lelaki.

Saya biasa berenang dan merasa nyaman dengan celana sampai kelutut dan memang saat itu saya berenang dengan celana berbahan katun untuk bepergian, bukan karet yang untuk berenang.

Apa daya, its rule, walaupun dari begitu banyak hotel yang saya kunjungi baru ini pertama kali saya dilarang  berenang walaupun saya tamu resmi hotel itu. Hahaha….

LOKASI

 

Hotel berlokasi di daerah Nusa Dua, tidak pas berada di pinggir pantai tapi cukup berjalan kaki 10-15 menit tamu hotel bisa mengunjungi Geger beach di depan hotel.

Lokasi tenang, tidak ramai dekat juga dengan pantai nusa dua. Beberapa menit kalau mau mengunjungi daerah BTDC Nusa Dua ( kawasan hotel-hotel besar )  dimana ada wisata Water Blow.

Sekian review dari saya.

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *